Gemerlap Haul ke 45 Almaghfurlah KH. Hasbullah

Rangkaian Haul ke 45 Almaghfurlah KH. Hasbullah Kembang berjalan lancar.

Rangkaian kegiatan haul dilaksanakan dengan berbagai unsur dan di kemas dalam satu rangkaian jadwal. Mulai dari unsur keluarga, unsur yayasan, dan unsur masyarakat. Bahkan ada juga dari unsur alumni dan unsur siswa dimana unsur siswa dan alumni ditangani oleh yayasan.

Diantara kegiatan yang ditangani unsur keluarga atau dzurriyyah adalah tahlil keluarga, tahtimul qur’an bil ghoib putra dan putri, dan Pengajian Umum. Sedangkan kegiatan yang di tangani oleh yayasan diantaranya adalah lomba class meeting, tahlil siswa, seminar pendidikan, carnaval, dan Solawat Akbar atau YPM Kembang Bersholawat.
Adapun kegiatan yang di tangani oleh masyarakat baik dari lembaga maupun organisasi ada lembaga misalnya ada organisasi Nahdlotusubban atau JNS yang memberi sumbangsih kegiatan khataman quran binnadhor yang mengundang dan masyarakan desa sekitar.

Dalam sambutannya di setiap rangkaian acara, KH. Abdul Hadi menyampaikan bahwa dari keluarga tidak bermaksud membebani orang lain dalam penyelenggaraan haul abah tapi jika ada tang mau menyelenggarakan kegiatan dalam rangka haul kami persilahkan dengan koordinasi bentuk kegiatannya terlebih dahulu dengan pihak keluarga.

Diantara kegiatan yang ditangani yayasan yang paling mempunyai daya tarik masyarakat adalah Karnaval yang di ikuti oleh siswa-siswi se yayasan. dalam kegiatan karnaval ini juga di hadiri oleh Bapak Bupati Pati Bapak H. Haryanto, S.H, MM., M.Si.

Selain itu juga ada YPM Kembang Bersolawat yang dihadiri Oleh Habib Ahmad bin Abu Bakar Assegaf dan Habib Muhammad bin Abu Bakar Assegaf dari Tuban Jawa Timur. yang dilakasanakan Ahad Malam Senin 15 September 2019 Pukul 19.00.

Dalam Acara Solawat selain memperingati Haul ke 45 Almaghfurlah KH. Hasbullah juga dimaksudkan memperingati 40 hari wafat Beliau Almaghfurlah KH.Maimoen Zubair Sarang.

Kedua kegiatan terseut berjalan lancar, dan peserta pun sangan antusian. bahkan saat pelaksanaan Solawat sempat dihantui hujan. Sehingga jamaah pun berdiri semua berniat untuk mencari tempat yang teduh dari hujan. Namun saat itu pula Habib Ahmad memneri semangat rela erhujan hujan bersama jamaah di bawah. Namun saat habib turun dari Panggung bersama dengan jama’ah hujan pun reda.

Spread the love